Tips merawat Vagina

Tips merawat Vagina
Tips merawat Vagina. Vagina (dari bahasa Latin vāgīna, yang makna literalnya "selongsong" atau "sarung pedang") atau puki adalah saluran berbentuk tabung yang menghubungkan uterus ke bagian luar tubuh pada mamalia dan marsupilia betina, atau ke kloaka pada burung betina, monotrem, dan beberapa jenis reptil. Serangga dan beberapa jenis invertebrata juga memiliki vagina, yang merupakan bagian akhir dari oviduct. Vagina merupakan alat reproduksi pada mamalia betina, seperti halnya penis pada mamalia jantan. Karena sering dianggap vulgar, kata farji juga dipakai untuk pengganti.
Begitu pula berbagai eufemisme dipakai untuk menyatakannya, seperti "apem", "surabi", "cucur", "memek", "turuk", "tempik", "bawok, atau pussy (bahasa Inggris).

Kebersihan adalah sebagian dari iman itulah kata nabi agar kita memperhatikan kebersihan karena bersih itu indah. Kebersihan vagina salah satunya kebersihan vagina bagi para wanita adalah satu hal yang harus di perhatikan karena baggian ini sangatlah sensitif , agar tidak mudah terserang penyakit maka kita haru menjaganya dengan dengan cara menjaga kebersihan bagian vagina.

Vagina yang dijaga kebersihanya baunya harum hal ini dapat membuat pasangan suami bisa semakin cinta, namun jika bagian ini tidak di jaga kebersihanya maka akan menimbulkan bau yang tak sedap. buat wanita yang memiliki bau vagina tak sedap ada beberapa tips untuk kalian. Pada kesempatan ini, kami mencoba memberikan tips cara menghilangkan bau tak sedap dari vagina. yang mana mungkin dapat membantu anda mengusir bau tak sedap pada vagina anda :

1. Pembersihan

Cara ini dapat menyingkirkan bau. Meskipun hanya sementara dan bau bisa kembali lagi, untuk itu diperlukan pembersihan yang tepat. Gunakan sabun yang sesuai untuk daerah kewanitaan Anda, dan gunakan jika bau sudah sangat menyengat.

2. Mencukur Rambut (Jembut)

Rambut kemaluan yang berlebihan dapat membuat kotoran terjebak di vagina Anda. Keringat dan bakteri dapat menyebabkan bau yang tidak sedap. Mencukur rambut kemaluan mencegah kemungkinan perangkap bau busuk dan membuat pembersihan lebih mudah dan tepat.

3. Ganti Pembalut Anda

Saat Anda sedang menstruasi, kotoran dari tampon atau pembalut bisa beralih pada vagina Anda. Pembalut bisa membuat kotoran menempel pada kulit vagina, dan tampon akan menjebak bau pada vagina. Ganti pembalut atau tampon Anda setiap dua jam sekali, penggantian ini akan membantu dan menghilangkan bau.

4. Kebersihan seksual

Pertumbuhan organisme yang berlebihan dalam vagina akan membuat bau yang cukup menyengat. Dan organisme akan banyak berkembang setelah Anda melakukan aktivitas seksual. Kencing segera setelah berhubungan seks juga dapat membantu dalam membasuh sekresi, yang membantu untuk membersihkan daerah tersebut.

Demikian Tips merawat Vagina dari kami semoga bermanfaat untuk kalian dan jangan lupa sebarkan berita ke teman anda. Thanks